Perpusdes Randusanga Kulon masuk nominasi lomba literasi tingkat Kabupaten Brebes 2025.
Perpustakaan Desa (Perpusdes) Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, menjadi salah satu perpustakaan desa yang masuk dalam nominasi penilaian literasi tingkat Kabupaten Brebes tahun 2025.
Elshinta.com - Perpustakaan Desa (Perpusdes) Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, menjadi salah satu perpustakaan desa yang masuk dalam nominasi penilaian literasi tingkat Kabupaten Brebes tahun 2025. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras pengelola dan dukungan masyarakat dalam membangun budaya baca serta mengembangkan program literasi yang inovatif dan berkelanjutan di tingkat desa.
Sebagai bagian dari proses seleksi dan penilaian, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Brebes melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada Senin, 29 Juli 2025. Tim penilai dari Dinarpusda turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan verifikasi terhadap berbagai aspek pengelolaan Perpusdes Randusanga. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam tahapan seleksi guna menentukan perpustakaan desa terbaik di tingkat kabupaten.
Dalam kunjungan tersebut, tim Monev mengevaluasi sejumlah indikator penting, seperti ketersediaan dan kelengkapan koleksi buku, kondisi sarana dan prasarana perpustakaan, tata kelola administrasi, serta inovasi program literasi yang dilaksanakan.
Tak hanya itu, penilaian juga difokuskan pada sejauh mana perpustakaan mampu melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan edukatif seperti pojok baca anak, kelas literasi digital, klub baca remaja, hingga kegiatan literasi lansia dan UMKM.
Perpusdes Randusanga menunjukkan keseriusannya dengan menampilkan berbagai program unggulan yang telah berjalan secara konsisten. Dukungan dari pemerintah desa, lembaga pendidikan sekitar, serta peran aktif relawan literasi menjadi kekuatan utama perpustakaan ini. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian tim penilai adalah program "Buku Keliling Kampung", yang bertujuan menjangkau warga di pelosok dengan keterbatasan akses baca.
Kepala Dinarpusda Kabupaten Brebes, melalui tim penilai, menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan komitmen yang ditunjukkan oleh para pengelola Perpusdes Randusanga Kulon.
Ia menegaskan bahwa perpustakaan desa merupakan garda terdepan dalam membangun literasi masyarakat dari tingkat paling dasar, dan keberhasilan Randusanga Kulon patut menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Brebes.
"Hasil dari kegiatan monitoring dan evaluasi ini akan menjadi dasar utama dalam proses penilaian akhir, yang akan diumumkan dalam waktu dekat oleh Dinarpusda Kabupaten Brebes. Penilaian akhir ini akan menilai secara menyeluruh dari sisi manajemen, keberlanjutan program, serta dampak langsung perpustakaan terhadap peningkatan minat baca dan kualitas hidup masyarakat desa." ungkap Kabid dinarpusda Brebes Neli Silfia selaku tim juri seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Selasa (29/7).
Dengan masuknya Perpusdes Randusanga dalam nominasi, diharapkan dapat memacu semangat pengelola untuk terus berinovasi serta menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar, berbagi, dan bertumbuh bagi seluruh lapisan masyarakat. Dukungan penuh dari semua pihak menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan di desa.